Minggu, 28 Desember 2014

GEOSCIENCE : JEBAKAN DAN RESERVOIR HIDROKARBON DI WILAYAH SELATAN PULAU TIMOR.



MENGAPA ADA JEBAKAN DAN RESERVOIR  HIDROKARBON DI WILAYAH PULAU TIMOR DAN TIMOR TROUGH ?

 oleh : Alexander Felix Taufan Parera


Berbicara mengenai Pulau Timor berarti kita berbicara mengenai Proses Geologi yang sedikit berbeda. Mengapa berbeda? Karena Pulau Timor pada dasarnya merupakan hasil dari proses Geologi yang kompleks, yang terbentuk akibat adanya Benturan (collision) yang terjadi pada rentang waktu kala Miosen Akhir – Pliosen Awal (kira-kira 5.300 juta tahun yang lalu). Benturan pada skalla Geologi tersebut merupakan benturan termuda di dunia; yang juga membentuk batuan Metamorf/Malihan termuda di dunia.

Beberapa peneliti terdahulu, seperti Hamilton (1979) dan Barber (1981) sepakat menyimpulkan bahwa Pulau Timor terbentuk akibat adanya Benturan Antara busur luar Banda dengan continent Australia.

Adapun beberapa peneliti mengemukakan hasil analisa mereka tentang pembentukan Pulau Timor tersebut dalam beberapa model; antara lain:
(1)   Imbricate Model (Hamilton, 1979):  mengemukakan bahwa Pulau Timor disusun mélange yang berimbrikasi ke arah selatan menuju Palung Timor (Timor Trough) sebagai bagian prisma akresi (accretionary prism), semacam pertambahan/pertumbuhan benua. Melange merupakan sediment yang terdeposit di convergent margin yang kemudian terdeformasi menjadi Metamorf pada tekanan yang tinggi dan Temperatur yang rendah (High P – Low T)

(2)    Overthrust Model (Carter et al., 1976): Timor diinterpretasikan sebagai Alpine-style thrust sheets, units alokton Timor (sedimen asing) tersesarrebahkan (overthrust) terhadap units parautokton (sedimen hampir/dekat setempat) kontinen Australia.



                                                  Imbricate Model dan Overthrust Model.




(3.) Rebound Model (Chamalaun and Grady, 1978): Kontinen Australia terseret lempeng samudera di depannya sampai Selat Wetar. Lalu lempeng samudera-kontinen putus sambungannya, sehingga, lempeng kontinen mengalami isostatic rebound yang menyebakan pengangkatan Timor melalui sesar-sesar tegak/curam.


 
    Keberadaan jebakan hidrokarbon pada wilayah sekitaran Timor trough merupakan implikasi dari letaknya yang berdekatan dengan passive margin lempeng tektonik Australia. Menilik sejarah pembentukan Benua, maka Margin dari lempeng Australia tersebut dahulunya merupakan bagian Utara dari Gondwanaland. Bagian tersebut didominasi oleh cekungan-cekungan yang terbentuk pada era Paleozoic (541-252 juta tahun yang lalu). Cekungan-cekungan tersebut banyak mengandung sedimen-sedimen marin-non marin yang berumur Permian-Mesozoic; yang kemudian menjadi sumber utama akumulasi hidrokarbon  di wilayah NW(NorthWest)  Shelf , daerah Barat Laut Australia. Salah satu cekungan di lepas pantai di selatan Pulau Timor yang ditengarai mengandung Hidrokabon adalah Bonaparte basin






Dalam proses benturan (collision) yng bermula di kala Miosen Akhir-Pliosen Awal, sebagian sediment yng sebelumnya di NorthWest shelf bermigrasi ke arah utara, ke Timor Trough. Pasca benturan disertai proses Geologi berimplikasi pada berpindahnya sediment ke cekungan/basin di wilayah offshore Pulau Timor serta pembntukan anticline yang disebabkan oleh sesar berbalik. Keberadaan anticline tersebut menjadi perangkap hidrokarbon; adanya source rock dan reservoir



Selain itu, daratan pulau Timor juga mengalami ekshumasi dimana batuan metamorf yang semula terbentuk di tempat yang dalam kemudian tersingkap/terangkat akibat proses dinamika lempeng benua Australia yang terseret masuk oleh lempeng samudera di depannya. Lempeng samudera Asutralia yang berada di bawah Pulau Timor sejak 3 juta tahun yang lalu telah lepas sambungannya (break off) dengan lempeng samudera di depannya. Lempeng samudera Australia tersebut lalu menekuk dengan curam (subduction roll-back), mengakibatkan Laut Banda di utaranya mengalami ekstensi akibat pemekaran. Sementara lempeng benua Australia, sesuai densitasnya yang ringan (buoyant) kembali bergerak ke atas, mengangkat Pulau Timor yang duduk di atasnya sebagai penumpang yang pasif ke tempat yang dangkal. 

Demikian penjelasan singkat tentang pertanyaan mengapa ada jebakan dan reservoir di wilayah Pulau Timor dan Timor Trough. Rembesan hidrokarbon minyak dan gaskarena deformasi imbrikasi hampir memenuhi wilayah Pulau Timor. Pemahaman yang baik, akuisisi data yang baik, dan kunci-kunci biomarker dari rembesan minyak dan gasnya akan meningkatkan kapabilitas eksplorasi Pulau Timor.
-----------------------------------------------------------------------------------------



 Sekian dan Terimakasih.
 Regards.







Related Post:

0 komentar:

Posting Komentar

 
;